Cara Budidaya Jamur Tiram Putih

By Bento

Tanggal

Budidaya Jamur Tiram Putih

Jamur saat ini telah menjadi salah satu bahan makanan yang digemari oleh banyak orang, hal ini dikarenakan jamur memiliki kandungan berbagai macam vitamin dan mineral yang sangat tinggi sehingga mengkonsumsi jamur sangatlah dianjurkan. Perlu diketahui sebelumnya bahwa sekarang ini ada berbagai jenis jamur yang bias untuk dikonsumsi, salah satunya adalah jamur tiram putih. Jenis jamur yang satu ini memang sangatlah populer dan bisa Anda temukan dengan mudah baik di pasar tradisional ataupun supermarket.

Jamur tiram putih memang sering diolah menjadi berbagai macam sajian yang rasanya lezat sehingga membuat jenis jamur ini sering dijadikan sebagai menu sajian di berbagai restoran atau rumah makan. Kepopuleran jamur tiram putih sebagai bahan konsumsi menjadikan permintaan terhadap jenis jamur ini jumlahnya selalu tinggi di pasaran yang mana tentu saja akan bisa dijadikan sebagai sebuah peluang bisnis yang menguntungkan. Apabila Anda merasa tertarik untuk melakukan bisnis jamur tiram putih, berikut ini akan kami ulas cara budidaya jamur tiram putih.

Cara Budidaya Jamur Tiram Putih

Menyipkan Kumbung

Langkah awal yang harus Anda lakukan dalam usaha budidaya jamur tiram putih adalah menyiapkan kumbung, perlu diketahui sebelumnya bahwa kumbung merupakan rumah jamur sebagai tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. Kumbung dibuat menyerupai bangunan yang terbuat dari kayu dan terdiri dari rak-rak untuk meletakkan baglog, kumbung harus bisa menjaga suhu dan kelembapan.

Menyiapkan Baglog

Selain menyiapkan kumbung, Anda juga harus menyiapkan baglog yang mana merupakan media tanam sebagai tempat untuk meletakkan bibit jamur tiram. Baglog terbuat dari bahan utama berupa serbuk gergaji yang dibungkus dengan plastik dan biasanya berbentuk silinder. Salah satu ujung baglog diberi lubang yang mana dijadikan sebagai tempat tumbuhnya jamur tiram putih.

Menyusun Baglog

Setelah menyiapkan baglog, Anda harus menyusun baglog-baglog tersebut di dalam kumbung. Ada dua macam cara yang bisa Anda lakukan dalam menyusun baglog, cara yang pertama yakni baglog disusun secara vertikal dengan lubang baglog menghadap ke bagian atas. Sedangkan cara yang kedua adalah baglog disusun secara horizontal dengan lubang baglog menghadap ke samping.

Merawat Baglog

Langkah keempat yang juga harus Anda lakukan adalah merawat baglog agar ditumbuhi oleh jamur tiram putih. Anda harus melakukan penyiraman dengan cara menggunakan sprayer, hal ini dilakukan dengan tujuan agar air membentuk seperti kabut. Perlu diperhatikan bahwa Anda tidak boleh menyiram baglog secara langsung, Anda bisa menyiram baglog 2 hingga 3 hari sekali.

Masa Panen Jamur Tiram Putih

Kini saatnya Anda menikmati hasil jerih payah dengan memanen jamur tiram putih, pada umumnya dalam waktu satu sampai dua minggu sejak tutup baglog dibuka dan ditumbuhi oleh miselium, maka jamur tiram putih akan tumbuh dan sudah bisa dilakukan pemanenan. Apabila baglog dirawat dengan baik, setiap baglog akan bisa dipanen antara 5 hingga 8 kali sebelum diganti dengan baglog yang baru.

Bagi Anda yang ingin sukses dalam melakukan budidaya jamur tiram putih, maka Anda bisa mengikuti beberapa cara yang telah disebutkan di atas. Semoga bermanfaat.